S01E08:Untitled (Maksudnya Bukan Ga Ada Judul, tapi Judulnya Untitled, Terus Maksudnya Apa? Ga Jelas Nih Yang Nulis Udah Ga Usa Dibaca…)
Saturday, April 26th, 2008Wuiss setelah vakum cukup lama akhirnya kekumpul juga niat buat nglanjutin ni blog, hehe. Hmmmm secara akhir-akhir ini gw ga ditimpa oleh kesialanbertubitubiyangmengakibatkangwpundungdanstressberharihari gw jdi aga bingung mo nulis apaan. yah seadanya aja lah brarti, dripada nganggur :p/
AH LEMAH!!! Kayaknya ini frase lgi marak dilontarkan di khalayak Informatika khususnya angkatan 2006 (sbenernya sih gw doang, tpi demi klangsungan kemenarikan postingan blog ini biar mari kita anggap banyak yang ngomong). Gw juga lupa kapan ptama kli nyebutin ni katayangbikinktagihan ini, tpi klo ga salah yg ptama kli mempopulerkan istilah ini adalah wan Tito a.k.a titizzz.
Sebenernya sih ga jelas maksud dan makna dari ni katayangbikinktagihan ini, namun bila kita mengacu pada KBBI (Kamus Besar Bahasa ICal, halah) dan merujuk pada halaman halaman 108 paragraf 36 berbunyi sebagai berikut:
—————————————————————————————————-
AH LEMAH! (Kata Hinaan, Cara Pengucapan: Ah Le-Mah)
Definisi:
1. Ngatain ketidakkekompetenan seseorang yang gak kompeten
C/o: Jupri: "Cal ajarin algoritma Branch and Bound dong…"
Ical: "Ah Lemah!"
2. Sebagai indikator bila sesuatu tidak berjalan sesuai harapan
C/o: Fulan: "Cal, kayaknya gw ga jadi nonton deh hari ini…"
Ical: "Ah Lemah!"
3. Pemberian "simpati" kepada seseorang yang sedang dirujuk kemalangan
C/o: Kartiyem: " Cal, gw lagi sakit nih, kyknya masuk angin…"
Ical: "Ah Lemah!"
Info Tambahan: Frase Ah Lemah! dapat pula digunakan pada benda mati, walaupun yang bersangkutan tidak akan mengerti tetapi memberi kepuasan batin tersendiri bagi yang mengucapkannya, Cobalah!
—————————————————————————————————-
Hip and Hap bgt ga tuh frasenya. hehe. Mungkin akhir2 ini tiap ngobrol ama org, anak2 IF (skali lagi ini generalisir yang berlebihan) selalu ngucapin tu frase. Kyknya ga puas gitu klo ga bisa menampilkan kepongahan sembari berkata Ah Lemah!
Klo menurut gw pribadi budaya mengatakan Ah Lemah! perlu dilestarian. Mengapa? Pertanyaan Bagus! Mengapa Pertanyaan Bagus? Karena Pertanyaannya Tidak Jelek. Mengapa Pertanyaannya Tidak Jelek? Karena Bagus….
(untuk memudahkan penulisan kita tulis saja sebagai berikut)
public void BalasPertanyaan (string _argumen)
{
if (_argumen== " Mengapa Tidak Jelek")
{
cout<< "Karena Bagus";
BalasPertanyaan("Mengapa Bagus")
}
else if (_argumen== "Mengapa Bagus");
{
cout<<"Karena Tidak Jelek;
BalasPertanyaan ("Mengapa Tidak Jelek")
}
}
Yang notabene merupakan rekursif tanpa basis, sehingga akan terjadi loop tanpa henti.
Hmmm sampai mana tdi, o iye knp gw ngedukung budaya berucap Ah Lemah! yah jelas lah banyak banget manfaatnya. Yang pertama jelas memberikan kepuasan tersendiri. Enak banget dah ngatain orang. haha. Yang kedua tujuannya lebih mulia, yaitu agar mengingatkan orang atas ketidakkompetenannya. Jdi bila kita mendengar frase tersebut diucapkan ke kita, kita tak perlu gundah gulisah dan kecil hati, namun justru harus lebih semangat memperbaiki ketidakkompetenan kita. Subhanallah Mulianya!!!
Trs nulis apalagi yak??? Bingung. Kyknya ini bakal jdi postinganpalingkagajelasdiantarapostingankagajelaslaennya di blog gw, haha. Ternyata susah emg klo ga nulis yang sedih2. Kurang gmn gitu… :p. Yo wess deh uda jam stenga 4 nih, keasikan ngoding (IF banget sih lu cal…. :D). Mengutip dari seorang dosen IF (dengan sedikit perubahan untuk kasus gw):
1. Anak IF itu klo ga ngoding seminggu sehari, rasanya ada yg kurang.
2. Coding is FUN ADDICTIVE!!!
3. Jangan jadikan ngoding itu sebagai masalah tapi sebagai tantangan kebutuhan idup.
Frikk abis yak??? :p. AS ALWAYS: YOU’LL NEVER WALK ALONE…